aziz tecno - Cara Ampuh Menghapus Virus Malware di Laptop Dengan Bersih || Kata virus lebih familiar atau
biasa kita terdengar dibandingkan malware, Saat mendengar kata malware, maka kebanyakan
orang menyebutnya virus, atau satu bagian dari virus. Namun sebenarnya tidak
demikian. Kali ini saya akan membahas mengenai apa itu malware, cara mencegah
dan mengatasinya. Apakah kalian tahu malware itu apa? Malware sebenarnya adalah
sebuah program software, namun perbedaannya dengan program komputer pada
umumnya adalah program ini dibuat dengan tujuan yang merugikan orang yang
komputernya terkena virus malware ini. Malware dibuat untuk dapat
menyembunyikan, menghapus, atau bahkan bisa juga mencuri data dari komputer
yang terinfeksi tanpa seijin pemilik Malware juga bisa menghabiskan bandwith
serta sumber daya laptop anda. Sungguh merugikan dan berbahaya.
Jadi Malware lebih berbahaya
karena sifat dan tujuan diciptakannya untuk merusak data data dan system pada
os atau laptop atau Pc. Lalu apa hubungannya dengan Virus? Perlu diketahui
bahwa virus sebenarnya merupakan bagian dari malware. Malware di kelompokkan
dalam tiga kategori berdasarkan tujuan pembuatnya, yaitu:
- Malware yang menginveksi komputer, contohnya virus, dan worm.
- Malware yang mengintai dan mencuri data, contohnya spyware
- Malware yang menyerang secara sembunyi, contohnya Trojan, atau backdoor
Virus merupakan tipe malware yang
pertama kali muncul dan menyusahkan banyak orang, sehingga Virus lebih banyak
dikenal daripada tipe malware lain. Dan tak jarang, orang awam mengkategorikan
semua malware sebagai virus. Untuk lebih jelasnya, saya akan memberikan sedikit
ulasan mengenai beberapa jenis malware. Anda juga bisa membaca jenis jenis
malware sebagai tambahan referensi.
( Baca Juga : Inilah 12 Cara ampuh Memperbaiki Laptop yang Rusak dengan Mudah )
( Baca Juga : Inilah 12 Cara ampuh Memperbaiki Laptop yang Rusak dengan Mudah )
Jenis Jenis Malware
1.virus
Virus yang merupakan tipe malware
kelompok pertama ,virus merupakan
malware yang pertama kali muncul. Sehingga jika ada permasalahan pada komputer,
seringkali viruslah yang di jadikan sasaran sebagai penyebabnya. Virus sendiri
merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk sebuah program yang menyisipkan
diri ke suatu file program atau data dengan tujuan tertentu .
Virus tersebut dapat mengubah
ekstensi file yang terinfeksi, sehingga tidak dapat digunakan lagi. Atau virus
juga dapat memperbanyak dirinya sehingga
membuat memori penuh dan akhirnya membuat komputer atau laptop hang dan emot.
Yang parah adalah, virus juga bisa masuk kedalam sistem komputer lalu mengubah
dan merusak file system pada OS tersebut sehingga laptop bisa jadi tidak bisa masuk
kedalam windows.
2.worm
Sama seperti virus tadi worm juga temasuk dalam kelompok
malware pertama yang bertujuan menginfeksi computer atau laptop. Worm bertujuan
untuk menyerang file, mengubah atau merusaknya, atau menggandakan diri hingga memenuhi ruang memori laptop atau
computer kita. Bedanya, virus menyebarkan diri dengan cara menyisipkan diri
pada file lain, sedangkan Worm atau sering di sebut dengan julukan cacing ini
merupakan program yang berdiri sendiri, tidak membutuhkan file lain sebagai sarang
atau tempat tinggal utama biasanya Untuk menyebarkan diri, worm tidak
memerlukan perantara (orang). Worm dapat menyebarkan diri melalui jaringan, dan
‘bertelur’ pada setiap komputer yang terhubung jadi berhati hatilah dengan worm
ini.
( Baca Juga : Inilah Cara Terbaru Mengembalikan File Yang Terhidden di Flashdisk )
( Baca Juga : Inilah Cara Terbaru Mengembalikan File Yang Terhidden di Flashdisk )
3.Spyware
Spyware merupakan malware yang
bertujuan untuk memata-matai perangkat yang akan diserangnya. Spyware dapat merekam data
penggunaan computer atau laptop kalian,
mengumpulkan informasi, dan mengirimkan informasi atau data dari computer atau
laptop tersebut tanpa kita ketahui. Jika yang direkam adalah informasi tentang
penggunaan internet kalian, seperti situs yang dikunjungi, atau informasi yang
sering kalian cari mungkin tidak berbahaya. Namun jika yang direkamnya adalah
nomor kartu kredit, e-banking, beserta passwordnya itu akan sangat berbahaya
dampaknya bagi semua tadi.
4. Trojan Horse
Nama Trojan Horse ini sendiri
berasl dari cerita peperangan di Yunani kuno dimana para prajurit elit
bersembunyi di dalam patung kuda troya agar bisa memasuki benteng dan melakukan
penyerangan secara diam diam sebab cara kerjanya sama. Trojan tampak seperti
program penting atau berguna padahal jika diekseskusi, program tersebut
bertujuan merusak file pada laptop atau computer kalian. Karena Trojan biasanya
ditunggangi oleh virus, worm, spyware, atau malware lain yang berbahaya.
Biasanya Trojan berekstensi .exe atau .com
Trojan sangat berbahaya, karena
Trojan dapat memata-matai penggunaan computer atau laptop yang kita lakuka dan menyimpan data-data
penting seperti password dkk, dan mengirimkannya kepada pembuat Trojan
tersebut. Trojan bahkan dapat memberikan akses kepada penggunanya untuk
mengacak-acak komputer yang diserangnya sungguh mengerikan bukan cara kerjanya.
Jika perangkat komputer kalian
telah terinfeksi virus, satu satunya jalan untuk menylamatkan data kalian adalah
dengan menghapus malware yang menyerang. Bagaimana cara menghapusnya? Berikut
langkah – langkah yang bisa anda lakukan:
Langkah Langkah Menghapus Malware
1. Hapus Temporary Files
Temporary file, termasuk cache
dan cookies pada browser sering kali menjadi tempat bersarangnya malware. Untuk
itu, bersihkan termporary file pada browser, serta windows (termasuk recycle
bin) jika ingin menghapus malware dari komputer anda.
Untuk menghapus temporary file di
windows, buka RUN lalu ketik %temp%. hapus semua isi temporary file tersebut.
Kemudian hapus isi recycle bin, caranya klik kanan pada icon recycle bin di
desktop lalu pilih empty recycle bin dan Untuk menghapus temporary files di browser
Chrome, buka history, klik menu lalu pilih opsi hapus data penjelajahan.
Centang semua opsi untuk menghapus semua data.
2. Hapus Atau Reset System Restore
Windows juga memiliki fitur
System restore, yang sebenarnya sangat berguna jika terjadi masalah pada
sistem. Dengan system restore kita dapat mengembalikan sistem kembali seperti
saat titik point restore di simpan. Namun sayangnya system restore juga sering
dipakai sebagai tempat bersarangnya malware. Saya pribadi lebih suka mematikan
semua system restore pada laptop atau computer yang saya gunakan.
Untuk mereset system restore
cukup mudah,kalian hanya perlu mematikan
system restore kemudian mematikan komputer. Setelah itu hidupkan kembali sistem
restore, maka file system yang dahulu tersimpan sudah dihapus dan diganti yang
terbaru.
3. Scanning komputer dengan
antivirus secara menyeluruh
Jika anda memiliki antivirus,
lakukan scanning secara menyeluruh ke semua partisi hardisk pada laptop kalian.
Pasang pula software anti malware dan lakukan scanning jika antivirus kalian tidak memiliki fitur anti malware. Segera
karantina atau hapus malware yang terdeteksi.
4. Scan melalui Save Mode
Jika scanning secara normal,
kurang berhasil membasmi semua malware yang menyerang laptop kalian. Saya saran
kan untuk meLakukan scan melalui save mode. Saat save mode, windows akan
berjalan dalam kondisi minimal. Hanya driver tertentu yang penting saja yang
aktif, sorftware tambahan juga tidak aktif. malware yang tidak bisa dihapus
secara normal bisa menjadi tidak aktif pada save mode, sehingga bisa dihapus.
5. Scan menggunakan Live CD
Ada beberapa malware yang bisa
tetap aktif meskipun windows dalam keadaan save mode. Untuk menghilangkannya kalian
bisa melakukan scanning melalui Live CD, sehingga kalian melakukan scanning
bahkan sebelum masuk windows, atau pada saat booting. seharusnya ini dapat
mengatasi semua malware yang menyerang, kecual malware tersebut tidak
terdeteksi sebagai malware.
6. Windows Defender
Windows defender merupakan
program keamanan bawaan windows. Jika kalian belum memiliki antivirus dan tidak
dapat mengintall antivirus pada komputer kalian yang telah terinveksi malware, kalian bisa
menggunakan program ini untuk menghapus virus atau malware lain.
Kalian semua bisa melakukan
scanning secara normal saat komputer digunakan, atau kalian semua bisa
melakukannya secara offline. Menggunakan Windows defender offline lebih
direkomendasikan, karena dengan cara ini proses scanning akan dilakukan sebelum
masuk windows (saat booting).
7. Hapus Program Tidak Dikenal
Atau Aneh
Perisika isi program file yang
terinstall pada laptop atau computer kalian semua jika menemukan program aneh
yang tidak kalian kenal. Segera hapus atau uninstall. Untuk hal itu kalian harus tahu program apa saja yang kalian
install pada laptop atau computer kalian agar tidak terjadi kesalahan
uninstall. Namun, meskipun salah mengunistall, itu tidak akan merusak sistem
operasi, hanya saja program tersebut akan hilang. Dan merepotkan jika ternyata
itu penting sedang kalian tidak memiliki mentahannya atau yang asli.
8. Install Ulang Komputer
Ini adalah cara terakhir, namun cara paling ampuh
untuk menghilangkan malware dari komputer kalian. Dengan catatan, partisi lain
selain file system juga harus segera kalian scan terlebih dahulu agar tidak
kembali menginfeksi sistem komputer kalian. Namun terlalu sering mengintall
ulang OS juga memberi dampak tidak baik, kalian semua juga bisa membaca bahaya
laptop sering diinstall ulang untuk lebih jelasnya.
Cara Pencegahan Malware Menginfeksi Komputer
Seperti kata pepatah, mencegah
lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, sebelum perangkat kalian semua
terinfeksi malware, jauh bebih baik jika kalian semua segera melakukan
pencegahan. Namun jika perangkat kalian telah terinfeksi, kalian bisa langsung
menuju bagian cara mengatasi, dan menjadikan bagian ini sebagai referensi agar
nantinya perangkat kalian semua tidak kembali diserang malware. Berikut
beberapa cara mencegah komputer terkena virus atau malware lain yang dapat kalian
lakukan:
1. Pasang Anti Virus
Antivirus merupakan program yang
wajib untuk kalian pasang pada komputer atau laptop kalian, kecuali komputer kalian
tidak pernah digunakan untuk terhubung ke internet dan mengakses flashdisk atau
tempat penyimpanan portable lainnya. Dalam memimilih antivirus, gunakan
antivirus yang terpercaya. Pilih juga yang memberikan perlidungan terhadap
malware.Dan pastikan kalian semua mendapatkannnya dari sumber yang benar.
Sebaiknya download langsung antivirus dari website penyedianya. Ada banyak
antivirus gratis yang bagus, jika anda tidak ingin membayar.
2. Update Anti Virus
Setelah menginstall antivirus,
tentu kalian semua harus mengupdatenya secara berkala, minimal satu bulan
sekali. Ini diperlukan, karena perkembangan malware juga cukup pesat. Update
antivirus terbaru akan menambahkan database virus terbaru, sehingga bisa
terdeteksi, selain itu uptade juga akan memperbaiki bug – bug atau celah yang
ada pada antivirus sehingga keamanannya lebih baik lagi dan terjaga.
3. Hindari Menggunakan Program
Atau Os Bajakan
Selain melanggar hukum, program
bajakan biasanya telah disisipi malware oleh hacker yang membuat software
bajakan tersebut. Sehingga hacker dapat mengendalikan komputer pengguna
software bajakan tersebut, menyebarkan virus atau worm, mengintai, bahkan juga merusak. Memang
membayar lisensi program, apalagi OS Windows sangat mahal. Tapi kaian semua bisa
menggunakan software yang bersifat Open Source seperti Linux yang lebih murah
bahkan ada yang gratis.
4. Update Os
Jika kalian tidak menggunakan
Sistem Operasi bajakan, maka updatelah sistem operasi kalian secara berkala.
Seperti antivirus, pengembang Sistem Operasi juga masih tetap mengembangkan
sistem operasi tersebut, memperbaiki bug atau celah yang ada dan menutup
kelemahan sistem Operasi agar menjadi lebih aman lagi laptop kalian.
5. Hindari Mendownload Atau
Menjalankan File Sembarangan
Seringkali saat mencari sesuatu,
sofware program misalnya, kita mencarinya di google dan mendownload yang kita
temukan tanpa berpikir panjang. Namun itu sangat beresiko. Sebaik-baiknya
download program dari sumbernya langsung, dan seandainya harus berbayar dan
anda tidak sanggup, cari alternative lain. Program bajakan sanggat tidak di
rekomendasikan.
6. Hindari Mengunjungi Halaman
Atau Meneklik Link Yang Tidak Jelas
Belakangan ini, di berbagai
social media seperti facebook misalnya seringkali di posting link-link yang
aneh. Misalnya link video porno atau semacamnya, yang membuat pengguna mengklik
link tersebut tanpa pikir panjang. Padahal kalian harus berhati-hati, link
tersebut bisa saja merupakan jebakan agar malware mendapatkan akses untuk dapat
masuk ke perangkat kita.
Begitu juga jika ada email berisi
link tertentu yang dikirim dari sumber yang tidak kalian kenal sama sekali.
Jangan sekali – kali mengklik link tersebut. Intinya hindari link – link yang
tampak mencurigakan.
7. Matikan Fitur Autorun
Windows memiliki fitur autorun,
yang sebenarnya berguna. Misalnya agar antivirus dapat secara otomatis menscan
flashdisk kalian ketika kalian memasangkannya ke laptop. Namun banyak malware
menggunakan fitur ini untuk mengeksekusi dirinya sendiri. Ini tentu berbahaya,
untuk itu sebaiknya matikan saja fitur autorun tersebut.
Perlu anda ketahui persentase
malware terbanyak menyerang OS Windows, sedangkan OS lainnya termasuk Linux
sangat jarang diserang karena sifat open sourcenya membuat linux memiliki
sistem keamanan yang cukup tangguh. Jadi tidak ada salahnya kalian semua beralih
ke program dan Sistem Operasi Open source.
Jika kalian semua mencari artikel
cara menghilangkan malware di windows 10, cara menghilangkan malware di laptop
windows 8, cara menghilangkan malware di browser, cara mendeteksi malware di
laptop, aplikasi penghapus malware, cara menghapus malware di android, cara
menghilangkan virus di laptop windows 8, cara menghilangkan malware di google
chrome semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian yang mencari keyword keyword
tersebut.
Ok cukup sekian dulu artikel saya
tentang pembahasan cara menghapus atau mencegah malware pada laptop atau
computer semoga berguna dan bermanfaaat buat kalian semua, salam perdamain dari
saya aziz tecno, karna perdamain itu indah.
Emoticon